SINOPSIS dan RESENSI BUKU Ketika Mas Gagah Pergi karya Helvy Tiana Rosa ( @helvy )

Buku Ketika Mas Gagah Pergi dan Kembali ini adalah buku yang berisi kumpulan cerpen karya bunda @helvy yang sudah pastinya mengeluarkan karya yang best seller bangetπŸ™‚ Dan liat deh cover bukunya, akan segera difilmkan euy!

Oke, langsung aja berikut sinopsis buku ketika mas gagah pergi beserta resensinya..

buku ketika mas gagah pergi

buku ketika mas gagah pergi

Gita selalu bangga pada abangnya yang ia panggil Mas Gagah. Namun suatu hari Mas Gagah berubah!

Berubah pula semua kehidupan Gita. Dan ketika kemudian Mas Gagah pergi, apa yang terjadi dengan Gita?

Siapa Nadia Hayuningtyas dan lelaki berkemeja kotak-kotak yang selalu Gita lihat di dalam bus, kereta api dan di berbagai tempat itu?

Dan mengapa lelaki itu mengingatkannya pada Mas Gagah?

Dikembangkan dari sebuah karya legendaris, yang sangat menggetarkan dan membangkitkan semangat belajar Islam para remaja Indonesia sejak pertamakali diterbitkan di Majalah Annida 1993, hingga sekarang (Asma Nadia)

Dan di bawah ada resensi buku ketika mas gagah pergi. Silahkan dibaca..

Ketika Mas Gagah Pergi dan Kembali merupakan lanjutan dari cerpen legendaris yang dimuat di Majalah Annida pada tahun 1993. awalnya berjudul Ketika Mas Gagah Pergi. KMGP –singkatan cerpen ini- dianggap sebagai pelopor kebangkitan Sastra Islam Kontemporer di Indonesia kala itu yang kemudian diterbitkan dalam bentuk novel pada tahun 1997 dan sampai sekarang tercatat sudah lebih dari 15 kali penerbitan ulangnya. Di dalam novel Ketika Mas Gagah Pergi dan Kembali terdapat 15 cerpen pembangun jiwa, dan kisah tentang Ketika Mas Gagah Pergi dan Kembali berjumlah 64 halaman.

Novel ini menceritakan tentang seorang gadis belia, Gita Ayu Pratiwi yang sangat dekat dengan saudara kandung satu-satunya, Gagah Perwira Pratama, biasa dipanggil Mas Gagah adalah mahasiswa Teknik Sipil Universitas Indonesia semester tujuh. Gita sangat bangga dan menyukai Kakaknya tersebut karena sosoknya yang sangat baik, cerdas, tidak pernah meninggalkan shalat, periang dan tentu saja ganteng. Menurutnya, tidak ada yang tidak menyukai Mas Gagah, dari keluarga atau tetangga, nenek atau kakek, orang tua dan adik kakak teman-temannya menyukai sosok β€œGagah” tersebut.

Kedekatan Gita dan Mas Gagah berubah ketika Masnya pulang dari Madura, Mas Gagah bertemu dengan seorang Kiai yang membawanya menjemput hidayah Allah. Gagah yang dulu suka jalan-jalan, nonton konser music, selalu bernampilan ala coverboy, humoris dan pencinta music rock benar-benar berubah. Bahkan Gita yang merupakan cewek tomboy yang sangat cuek penampilannya mulai merasa gawat ketika Masnya sudah tidak mau bersalaman dengan perempuan. Inilah Gita, salah satu dari banyaknya remaja gadis yang dalam masa pencarian jati diri. Ia menganggap apa yang Masnya lakukan adalah suatu hal yang aneh. Ia merasa kehilangan sosok Mas Gagah yang selalu ia banggakan. Sampai pada saat ia mulai belajar memahami tentang kebiasaan baru Masnya dengan membaca buku dan berdiskusi. Perlahan ia merasa hidayah mulai menghampirinya, dan Mas Gagah yang sempat hilang ia rasakan telah kembali. Kehendak Allah berbicara lain. Mas Gagah yang sedang pergi mengemban tugas dakwah meninggal dunia dikarenakan bentrok massa. Ia benar-benar kehilangan sosok Mas kebanggannya.

Satu tahun kemudian Gita mulai bisa mengikhlaskan kepergian sosok Mas Gagah. Namun, ketika ia mulai mengikhlaskan, ia bertemu dengan sosok Lelaki yang selalu menggunakan kemeja kotak-kotak. Hampir disetiap kesempatan ia selalu bertemu dengan sosok tersebut, di bus, gerbong kereta api, restoran, Universitas Indonesia sampai panti-panti. Lelaki berkemeja kotak-kotak tersebut selalu berdiri di tengah kerumunan orang banyak menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Sampai pada akhirnya Gita ingin mencari tahu tentang lelaki itu.

Lama setelah kejadian tersebut, Gita sudah tidak pernah bertemu dengan sosok berkemeja kotak-kotak, sosok yang punya andil dalam keislamanan Gita. Gita telah menjadi muslimah sejati dan ia berniat ingin mencari pekerjaan setelah lulus kuliah. Gita mulai mencari pekerjaan walau ayahnya mempunyai perusahaan sendiri. Ketika ia menemukan pekerjaan dan mulai melakukan wawancara, ia bertemu dengan sosok yang tidak pernah ia sangka sebelumnya, Si Kemeja Kotak-Kotak, yang merupakan Direktur perusahaan tempat Gita melamar pekerjaan.

Ketika selesai melakukan wawancara dan hendak pulang, Gita melihat sosok Yudhistira naik ke dalam bus. Sosok itu kembali menyebarkan kebaikan, walaupun sosok tersebut merupakan seorang Direktur. Dalam senja yang temaram, Gita kembali melihat sosok Mas Gagah yang menunggu bus. Wajah Mas Gagah yang cerah.

Oleh : Defita Damayanti

* Resensator Adalah Mahasiswa MIPA Angkatan 2010 dan Anggota FLP Sulteng

sumber : http://www.mediatadulako.com/index.php/2012-10-23-17-27-33/kreativitas/192-resensi-novel-ketika-mas-gagah-pergi-dan-kembali

Mau denger ceritanya dari penulisnya? Nih disimak dulu..

Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP)Β  adalah sebuah cerita remaja yang pertamakali saya tulis dalam bentuk cerpen sebagai tugas mata kuliah Sastra Populer 1992 di Fakultas Sastra UI. Mengapa saya menulis kisah ini?

Jawabnya: karena sebagai anak muda saya ingin sekali membaca cerpen remaja dengan nuansa Islam yang kental, yang pada waktu itu belum ada. Saat itu kalau saya mau baca karya bernuansa Islam maka harus baca karya Hamka, Muhammad Diponegoro, Jamil Suherman, Ahmad Tohari,Β  atau Fudoli Zaini yang memang lebih ditujukan untuk peminat sastra, bukan remaja.

Cerpen KMGPΒ  dimuat pertamakali September 1993 di Majalah Annida dan terbit sebagai buku bersama kisah-kisah saya yang laintahun 1997 (Penerbit Pustaka Annida) dan langsung terjual 10.000 eksemplar dalam seminggu, sebelum dicetak sebagai buku. Tahun 2000 buku ini diterbitkan dan cetak ulang berkali-kali oleh Penerbit Asy Syaamil, Bandung.Β  Cerita KMGP dalam bentuk cerpen saya lanjutkan tahun 1997 di Majalah Annida, dengan kemunculan β€œLelaki Tak Bernama” atau yang biasa disebut β€œMas Kotak-Kotak.”  Jangan dikaitkan dengan salah satu kandidat capres 2014 ya, karena cerita ini muncul lebih dulu jauh sebelum kandidat tersebut muncul. Bukan mustahil tim kandidat capres tersebut terinspirasi dengan kesukaan tokoh β€œLelaki Tak Bernama” si Mas Kotak-kotak ini untuk naik gunung, bekerja, blusukan πŸ™‚. Lalu versi 1993 dan 1997 diterbitkan dalam bentuk novellet 2011. Hingga kini buku KMGP telah dicetak ulang lebih dari 25 kali. Republika, The Straits Times hingga Los Angees Times pun menyebut saya sebagai pelopor penulisan fiksi Islami perempuan atau pelopor fiksi Islami kontemporer di Indonesia. Sebagian menganggap KMGP sebagai β€œpembuka jalan” bagi munculnya karya sastra remaja bernuansa Islam yang kemudian menjamur di negeri ini.Β  Allahu a’lam.

Sumber : http://sastrahelvy.com/2014/09/05/ketika-mas-gagah-pergi/

===========================

Hmmm… Gak sabar kan baca buku ketika mas gagah perginya?

Kita tunggu yaa bagaimana visualisasi dari filmnyaπŸ™‚

============================

Buku Ketika Mas Gagah Pergi karya Helvy Tiana RosaΒ  ini dapat dibeli dan dipesan di Bursabukuberkualitas.com

Hubungi…

Sms/Whatsapp : 08986508779

PIN BB : 5872795E

LINE : bursabukuid

=========================================

Semoga Bermanfaat yaa sinopsis dan resensinya..πŸ™‚

About @Referensi_Buku

Hanya mereferensikan buku yang bibit, bobot, dan bebetnya berkualitas! Dapatkan info seputar buku bagus disini ! Insyaallah bermanfaat.
This entry was posted in @Referensi_Buku, buku bagus, buku helvy tiana rosa, buku islami, buku ketika mas gagah pergi, novel islami, sinopsis buku and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s